![]() |
| Little Women. (Foto: Sony Pictures) |
Little
Women menjadi salah satu film yang sempat ditunggu-tunggu para
penikmat film.
Bukan tanpa alasan, film yang
diangkat dari novel berjudul sama karangan Louisa May Alcott ini menjanjikan
cerita kehidupan keluarga March yang menyenangkan dan penuh kehangatan pasca
perang saudara Amerika Serikat.
Selain itu, film ini juga
disutradarai oleh sutradara perempuan Greta Gerwig yang sebelumnya sukses
menyutradarai Lady Bird.
Udah rilis di Amerika sejak
Desember 2019, Little Women berhasil
menyabet enam nominasi Oscar 2020, di antaranya Best Picture, Best Actress
untuk Saoirse Ronan, dan Best Supporting
Actress untuk Florence Pugh.
Meskipun berlatar tahun 1860-an dan
terkesan jadul, 4 hal ini bikin Little Women jadi enggak ngebosenin!
Plot Sederhana Tapi Penuh Makna
![]() |
| Little Women. (Foto: Sony Pictures) |
Sebenarnya, bisa dibilang, Little Women punya plot yang cukup sederhana. Film ini mengisahkan empat kakak beradik dari keluarga March, yaitu Meg (Emma Waton), Jo (Saoirse Ronan), Amy (Florence Pugh), dan Beth (Eliza Schanlen) yang punya persaudaraan sangat erat.
Karakter mereka yang beda-beda sama
sekali enggak bikin mereka jadi sering berantem. Justru, perbedaan itulah yang
bikin mereka saling melengkapi satu sama lain dan jadi rukun banget.
Ditambah dengan kehadiran Laurie
(Timothée Chalamet), tetangga mereka yang menyebabkan timbulnya konflik
percintaan antara dia dan dua anggota March besaudara.
Meski sederhana dan mudah ditebak, banyak banget pelajaran yang bisa kita ambil dari film ini, terutama mengenai persaudaraan, keluarga, dan persahabatan.
Enggak hanya itu, Little Women juga
mengajarkan kita kalau enggak ada yang salah dengan hidup sederhana asal
dijalani bersama orang-orang tersayang.
Dialog Menggelitik Sekaligus Bikin Sedih
Selain plotnya yang mengesankan dan
sulit kita lupakan, dialog film Little Women
juga patut diacungi jempol,
Soalnya, ada beberapa dialog
mengandung humor yang sukses bikin ketawa.
Menariknya dialog-dialog itu
disampaikan dengan natural sehinggak enggak terkesan dipaksakan.
Enggak hanya itu, dalam beberapa scene, dialog yang didukung akting
menjanjikan para pemain juga berhasil bikin kita ikut sedih dan terharu, sama
seperti apa yang mereka rasakan.
Alur yang Enggak Biasa
Little
Women bisa jadi film yang ngebosenin kalau enggak diceritakan dan
divisualisasikan dengan baik oleh Greta Gerwig, sutradara sekaligus penulis script film ini.
Alur maju mundur yang awalnya
membingungkan justru mendukung jalan cerita dan bikin film ini jauh dari kata ngebosenin
dan malah jadi super fun.
Tenang aja, lama-lama kita bakal
terbiasa dengan alur maju mundur itu kok.
Justru, kita jadi semakin nikmatin
jalan ceritanya dan makin penasaran apa yang terjadi sama mereka di masa lalu.
Selain itu, Greta menghadirkan tone warna yang beda untuk menandakan
perubahan alur sehingga kita jadi tau kapan cerita masa kini dan kapan cerita flashback.
Setiap Karakter Punya Peran Penting
![]() |
| Little Women. (Foto: Sony Pictures) |
Enggak bisa dipungkiri, kita sering ngelihat film dengan banyak karakter tapi enggak mendukung jalan cerita dan malah jadi terkesan sia-sia. Tapi, hal itu enggak berlaku buat Little Women.
Meski punya tokoh yang bisa
dibilang cukup banyak, tiap tokoh tersebut punya peran penting yang kalau
enggak ada bakal mengubah jalan cerita.
Sebenarnya, cara Greta mengenalkan
tokohnya terasa terlalu terburu-buru dan ngebosenin.
Namun, dia sukses memerkenalkan March bersaudara serta tokoh lainnya dengan baik sampai kita merasa udah kenal mereka sejak lama.
Buat yang pengin nonton, Little Women sudah ada di Netflix ya!
(Tulisan sudah dimuat di Cewekbanget.id. Baca di sini)



0 Comments