![]() |
| Ilustrasi skincare water based dan oil based (Foto: Unsplash) |
Bagi para wanita, istilah water based dan oil based
tentu sudah tak asing lagi. Keduanya sering disebutkan dalam produk
kecantikan, baik make up maupun skincare. Sebenarnya, apa sih perbedaan
dua bahan ini?
Sesuai namanya, perbedaan utama antara dua produk ini terletak pada ingredients-nya. Produk water
based menggunakan air sebagai komposisi utamanya sehingga bertekstur ringan
seperti gel yang mudah meresap ke dalam kulit.
Lain halnya dengan water based, produk oil based
menggunakan minyak sebagai bahan dasar yang berfungsi
sebagai ‘pembawa’ kandungan lainnya. Hal ini dapat kita lihat pada produk cleanser yang kebanyakan memiliki kadar
minyak yang banyak.
Berbeda dengan produk water based yang hanya berfungsi untuk menghidrasi kulit, produk oil based cenderung memperkuat lapisan
kulit serta membantu melarutkan minyak yang terdapat pada wajah.
Keunggulan dan
Kelemahan
Tak hanya mudah menyerap, biasanya produk water based tak hanya memiliki satu fungsi. Contohnya, water based moisturizer yang mengandung SPF seringkali digunakan sebagai base make up karena dapat membuat make up terasa lebih matte dan tidak mudah bergeser.
Tak hanya mudah menyerap, biasanya produk water based tak hanya memiliki satu fungsi. Contohnya, water based moisturizer yang mengandung SPF seringkali digunakan sebagai base make up karena dapat membuat make up terasa lebih matte dan tidak mudah bergeser.
Namun, jika bicara mengenai cleansing alias tahap membersihkan wajah, oil based masih menjadi juaranya. Dengan kandungan minyaknya,
produk pembersih wajah atau cleansing oil
mampu dengan mudah mengangkat semua sisa-sisa kotoran dan make up yang melekat pada wajah.
Umumnya, produk water
based kurang cocok digunakan oleh pemilik kulit sensitif. Pada produk water based biasanya
terdapat bahan yang rentan berpotensi menyebabkan iritasi seperti alkohol dan
pewangi. Sedangkan, produk oil based
kerap dihindari karena teksturnya yang cenderung heavy sehingga dapat membuat pori-pori tersumbat. Selain itu,
produk ini juga seingkali menimbulkan breakout
karena mengandung minyak yang memicu munculnya alergi.
Sejatinya, produk water based dan oil based
sama-sama kita butuhkan. Kamu hanya perlu mencari produk yang sesuai dengan
jenis kulit wajahmu agar tidak menimbulkan reaksi negatif atau breakout. Kamu juga bisa mengombinasikan
keduanya. Misalnya, menggunakan cleansing oil sebagai
tahap pertama, kemudian tahap selanjutnya dengan micellar water.

1 Comments
Selama ini aku baru tau ternyata seperti itu perbedaannyaaa..
ReplyDelete