Stasiun Bojong Indah (Foto: Beritatrans.com)
Kereta Commuter Line menjadi salah
satu transportasi yang banyak digunakan masyarakat. Terlebih dengan wajah baru
beberapa stasiun yang membuat masyarakat nyaman menggunakannya. Namun, hal ini
tak berlaku bagi Stasiun Bojong Indah.
Berbeda dengan stasiun lainnya yang
sudah direvitalisasi, stasiun yang berlokasi di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta
Barat ini masih bertahan dengan desain yang lama. Hal ini pun membuat satu per
satu pengunjung mulai berkurang. Letaknya yang berada di dalam perumahan tidak
menjamin stasiun ini menjadi ramai. Bahkan, saking sepinya, stasiun ini
terlihat seperti terbengkalai dan tidak terpakai.
“Mungkin perlu diperbaiki oleh
pemerintah. Karena jujur saja kalau dibandingkan dengan stasiun lain seperti Stasiun
Kebayoran atau Palmerah, stasiun ini masih jauh (kurang) sekali,” Ujar Fahmi,
salah satu penumpang krl.
“Lagipula, Bojong Indah ini ‘kan
jaraknya dekat dengan Stasiun Taman Kota, jadi lebih banyak orang yang ke sana.
Meskipun tidak sebagus stasiun lain, tapi setidaknya lebih ramai dan lebih
hidup,” lanjutnya.
Fasilitas yang masih belum lengkap
pun membuatnya semakin diabaikan orang. Hal ini diakui penumpang krl lainnya,
Wawan.
“Fasilitasnya masih belum lengkap.
Toilet ada, minimarket juga sudah ada. Tapi mushollanya adanya di luar, menyatu
dengan pangkalan ojek. Jadi kalau mau salat harus keluar stasiun dulu, kan
ribet,” katanya.
Ketidaklengkapan fasilitas stasiun
ini juga membuat keamanannya belum terjamin karena belum menyediakan tempat
parkir sehingga kendaraan yang dibawa oleh penumpang harus dititipkan di rumah
warga setempat.
Selain fasilitasnya yang belum
mumpuni, Wawan juga mengaku kesulitan mendapatkan kendaraan karena akses
transportasi yang masih sulit dijangkau.
“Akses transportasinya susah, ya,
bingung mau naik apa. Di sini satu-satunya transportasi yang bisa digunakan ya
hanya ojek pangkalan atau ojek online
yang memang sudah stand by di depan
stasiun,, dekat warung kopi,” ungkap Wawan.
Beroperasi mulai pukul 05.30 WIB
hingga 23.50 WIB, Stasiun Bojong Indah hanya memiliki dua jalur kereta api dan
hanya dilintasi oleh satu layanan kereta api, yaitu tujuan Duri–Tangerang.
(Tulisan sudah dimuat di bandungberita.com pada 23 Juni 2019. Baca di sini)
(Tulisan sudah dimuat di bandungberita.com pada 23 Juni 2019. Baca di sini)

3 Comments
Semoga bisa secepatnya direvitalisasi seperti stasiun-stasiun lain. Pernah beberapa kali ke stasiun ini dan pasti sll sepi. Udah gitu gatenya nyatu sama peron. Jd kalo salah tap in ribet.
ReplyDeleteSemoga cepet bisa diperbaiki supaya jadi rame
ReplyDeleteSayang banget kalau gak dipake terus-terusan gitu.. semoga bisa cepat diperbaiki yah
ReplyDelete