![]() |
| Ilustrasi musik digital (Foto: Unsplash) |
Seiring
berkembangnya teknologi, masyarakat Indonesia lebih memilih
menggunakan layanan streaming musik daripada
membeli album dalam bentuk fisik. Hal ini menyebabkan album fisik seperti vinyl dan CD mulai sulit dijumpai,
sementara layanan streaming musik
seperti Spotify dan JOOX semakin familiar di kalangan masyarakat.
Menurut
survei yang telah dilakukan melalui google form kepada 62
responden, dapat diketahui bahwa sebanyak 61,3% menggunakan layanan
streaming musik. Hal tersebut didukung
oleh fakta bahwa hanya 38,7% responden yang pernah membeli album fisik.
Meski demikian, album fisik memiliki kelebihan yang
membuatnya lebih unggul dari musik digital. Hal ini didukung oleh fakta bahwa sebanyak
56,5% responden menyatakan dengan membeli album fisik, mereka mendapatkan merchandise seperti poster, photo card, photo book, dan
lainnya.
Sementara
itu, layanan streaming musik yang
tumbuh di era digital memiliki keunggulan dari album dalam bentuk fisik,
terutama dalam hal fitur-fitur yang dimiliki. Sebanyak 69,4% responden mengakui
kelengkapan koleksi musik menjadi faktor utama penggunaan layanan streaming musik.
Di
samping itu, ternyata munculnya platform musik digital hanya berpengaruh
sebesar 6% saja, sementara 94% sisanya dipengaruhi faktor lain. Hal ini
membuktikan bahwa musik fisik maupun musik digital tetap eksis di kalangan
masyarakat karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
“Album
fisik kan berbentuk semacam CD yang
notabene sudah ketinggalan zaman. Sementara zaman sekarang gadget yang bisa membaca dalam bentuk CD sudah terbatas,” ungkap
Ayu, pengguna Spotify.
“Lain halnya dengan platform digital
seperti Spotify yang lebih simpel dan lebih lengkap dari segi fitur maupun
koleksi musiknya,” lanjutnya.

1 Comments
Aku sih lebih suka streaming karena pilihan lagunya banyakkk dan mudah digunakan
ReplyDelete